Renault Safety
Safety/Keamanan:
Sasaran strategis
korporat Renault
Pada tahun
1954 Renault mendirikan laboratorium fisiologi dan biomekanika. Sejak saat itulah safety menjadi salah satu bidang yang didalami dan dikembangkan oleh Renault. Kini bahkan, safety telah menjadi sasaran strategis korporat dimana setiap produk diharapkan mampu keluar sebagai mobil teraman di kelasnya (the safest car in
its class).
Fakta bahwa saat ini seluruh produk Renault ditawarkan dengan standar keamanan yang sangat tinggi merupakan buah dari tradisi inovasi yang panjang. Pada tahun 1995, Renault menjadi pabrikan pertama di dunia yang memperkenalkan safety belt dengan load limiter. Pada tahun 1997, Renault memperkenalkan programmed restraint system yang mampu mengatur volume dari kantung undara yang meletus saat kecelakaan terjadi.
Hingga kini, riset di bidang safety masih terus dikembangkan oleh Renault. Setiap tahun Renault mengerahkan lebih dari 600 pegawai untuk bekerja full time di bidang riset secara kontinu. Selain itu Renault juga menginvestasikan ratusan juta euro setiap tahunnya khusus untuk riset di bidang safety dan pembangunan. Hasilnya, setiap tahun para insinyur Renault melaksanakan tak kurang dari 400 tes uji coba tabrakan dan 3,000 test serupa secara virtual.
|
|
|
Didirikan pada
tahun 1997, Euro NCAP (European New Car Assessment Programme)
membuktikan bahwa nama merk Renault kini telah identik
dengan mobil
yang teraman di kelasnya!


